Space Iklan

Thursday, December 6, 2012

Anakku Minta Dibelikan”HAMSTER”




SalingIndonesia pada kesempatan ini posting mengenai liputan mengenai Hamster, artikel ini hanya berupa liputan dari berbagai sumber, artikel hanya berupa liputan dari situs terkenal seperti Wikipedia dan yahoo, apabila pembaca ingin lebih detail mengenai liputan hamster bisa langsung mengunjungi situs di atas.

Mengenal Hamster

Hamster adalah binatang sejenis hewan pengerat, terdapat berbagai jenis di dunia dan hampir ada di tiap negara. Bentuknya yang mini membuat hamster mudah untuk dibawah kemana-mana dan tidak memerlukan kandang yang terlalu besar untuk merawatnya. Hamster termasuk ke dalam subfamili cricetinae. Subfamili ini terbagi ke dalam sekitar 18 spesies, yang diklasifikasikan ke dalam enam atau tujuh genus.

Makanan Hamster

Hamster adalah makhluk omnivora. Makanan mereka biasanya butir padi, tetapi juga termasuk buah segar, akar, bagian hijau tumbuhan, invertebrata dan beberapa binatang kecil lainnya (serangga seperti belalang). Hamster membawa makanan mereka di pipi dimana di dalamnya terdapat kantung untuk dimasukan kedalam lubang makanan mereka. Namun, tidak semua makanan cocok untuk hamster. Beberapa makanan, seperti daun beracun dari tomat,daun seledri, bawang putih menjadi makanan yang paling berbahaya untuk kesehatan hamster. Pendapat orang tentang makanan tidak aman lainnya adalah timun menyebabkan ekor mereka basah dan buah sitrus. Pada kedua pendapat ini, terdapat hal yang salah. Timun memiliki sangat sedikit nutrisi yang baik dan dapat menyebabkan masalah pada hati, dan beberapa hamster tidak menyukai rasa dari buah sitrus, tetapi sitrus aman untuk diberikan pada hamster. Hamster yang terkena penyakit diabetes tidak diperbolehkan mendapat makanan yang mengandung kadar gula yang tinggi, seperti buah. Komponen makanan hamster dibagi jadi 3 kategori: kering, segar, dan makanan binatang.

Jika kita ingin memelihara hamster, hal paling aman adalah memberikan makanan berupa biji-bijian segar. Di Indonesia terdapat beberapa usaha rumah tangga yang membuat makanan hamster dari biji-bijian. Pilih biji-bijian yang tidak diawetkan namun bebas dari kutu dan bahan pewarna. Demi keamanan, sebaiknya tidak memberikan makanan berupa daun segar dan makanan instan. Beberapa jenis daun segar mungkin tidak berbahaya bagi hamster, namun sebagian besar daun-daunan sudah tercemar pestisida. Walau sedikit, hamster rentan terhadap pestisida. Makanan instan juga tidak baik diberikan kepada hamster karena biasanya mengandung bahan pengawet. Makanan mengandung garam dapat menyebabkan kerontokan pada bulu hamster.

Rumah Hamster

Hamster dapat disimpan baik di kandang maupun pada terarium yang tersedia di toko-toko binatang peliharaan. Kandang lebih mudah dibawa, pinggirannya dapat digunakan untuk memanjat. Pada kotak gelas, dapat mencegah hamster melempar keluar serbuk kayu dan sampah-sampah lainnya keluar kandang, memberikan pemandangan yang lebih baik untuk hamster, lebih tenang, serta mencegah keadaan sekitar kandang yang kotor.

Karena besar hamster yang kecil, rumah yang cocok untuk hamster selalu harus terdapat tempat paling sedikit 2 kaki dan bagian atas yang kuat karena hamster adalah pemanjat yang baik. Kotak kaca tidak boleh lebih tinggi daripada panjangnya untuk sirkulasi udara, dan karena besar yang lebih kecil, hamster kerdil membutuhkan kandang yang lebih besar, paling sedikit 80 sentimeter karena aktivitas mereka yang besar.

Hindari benda-benda berbahaya yang berbahaya untuk binatang. Kayu dari tumbuhan runjung ataupun tripleks tidak cocok untuk hamster, karena hamster akan mengerat kayu tersebut dan baik lem maupun resin beracun untuk mereka. Kandang yang dibeli dari toko bisa dilengkapi dengan beberapa tingkat, dihubungkan dengan tangga.
Temperatur normal hamster sebesar 18 sampai 26 °C (64 sampai 80 °F)
Lantai dari tempat tinggal hamster biasanya dipenuhi dengan serbuk kayu. Serbuk kayu dibuat dari kertas yang sudah dibuang atau kayu dengan aroma-aroma adalah yang paling sehat. Mengerat dan memakan serbuk kayu yang terbuat dari pohon cedar, pinus, mungkin mengandung fenol yang bisa merusak sistem respirasi, hati dan kulit hamster.

Perbedaan Hamster dengan Tikus

Banyak dari kita yang mengira bahwa hamster sama dengan tikus. Padahal itu salah! Bahkan, tikus merupakan salah satu musuh bagi hamster karena tikus dapat dengan mudah mengalahkan dan memangsa hamster! Karena itu, jangan negative thinking dulu! Hamster tidaklah menjijikkan seperti tikus. Malah, hamster termasuk hewan yang bersih lho! Hamster suka membersihkan dirinya sendiri dengan cara mengusap seluruh tubuhnya dengan dua kaki depan yang telah dibasahi oleh air liurnya.

Karakteristik Hamster
Hamster memiliki badan yang gemuk, dengan ekor yang lebih pendek daripada badannya sehingga sekilas hamster terlihat seperti tidak mempunyai ekor, inilah perbedaan yang mencolok antara hamster dan tikus, dimana tikus mempunyai ekor yang panjang sedangkan hamster mempunyai ekor yang sangat pendek. Hamster memiliki telinga yang berbulu, kaki yang lebar, pendek dan pendek gemuk. Hamster memiliki bulu yang tebal dan panjang, dan bulunya memiliki berbagai warna tergantung spesies hamster tersebut, contohnya hitam, abu-abu, putih, coklat, kuning dan merah. Bagian bawah hamster berwarna putih sampai abu-abu dan hitam. Hamster Dzhungaria - dikalangan hobiis dikenal sebagai Hamster Winter White (Phodopus sungorus) dan hamster kerdil bergaris (Cricetulus barabensis) memiliki garis hitam dibawah bagian tengah punggung. Hamster kerdil padang pasir (Genus Phodopus) adalah hamster terkecil, dengan panjang badan 5 sampai 10 sentimeter (sekitar 2 sampai 4 inci) , sedangkan hamster terbesar adalah hamster Eropa (Cricetus cricetus), dengan panjang badan lebih dari 34 sentimeter, tidak termasuk ekor pendek yang memiliki panjang 6 sentimeter.

Chinese Hamster atau biasa disebut Cinamon. Bentuknya hampir mirip dengan tikus, karena ukurannya yang panjang dan ekornya yang agak panjang tapi tidak sepanjang tikus.

Binatang yang mirip hamster
Terdapat beberapa hewan pengerat yang terkadang disebut sebagai hamster, tetapi mereka tidak termasuk dalam klasifikasi subfamili cricetinae, contohnya hamster bermahkota yang sebenarnya adalah tikus Lophiomys imhausi, contoh lainnya adalah tikus Calomyscus spp. dan Mystromys albicaudatus.

Macam-macam penyakit Hamster dan Cara Mengatasinya

Beberapa penyakit pada hamster :

Abcesses
Abacesses adalah luka di bawah kulit yang berisi nanah. Mereka dapat membesar sangat cepat dan juga sebagai tanda infeksi terjadi.
Pertolongan: Periksakan ke dokter hewan segera. Antibiotik biasanya diberikan dan abcess mungkin ditusuk. Luka sering dibersihkan dan mungkin harus dibersihkan teratur sampai sembuh. Beberapa hamster mungkin perlu menjalani operasi untuk mengeluarkan absess.

Pendarahan
Kadang-kadang hamster mengeluarkan darah dari pantannya. Kemungkinan tanda ini adalah adanya infeksi rahim pada hamster Sirian betina. Darah sedikit pada pantat pada hamster dwarf rusia dapat juga menandakan bahwa hamster itu hamil.
Pertolongan
Jika hamster syrian mulai berdarah dari pantatnya maka bawalah ke dokter. Jika ini infeksi rahim maka hamster perlu antibiotik untuk disembuhkan. Berdarah juga dapat berarti hamster sedang melahirkan. Jika hamster dwarf rusia berdarah parah maka ia juga perlu dibawa ke dokter.

Diabetes
Campbell dwarf rusia dapat terkena diabetes dari keturunan. Hamster akan kehilangan berat badan dan kelihatan kurus dan sakit. Hamster akan banyak minum air dan memiliki area toilet yang sangat basah. Pasien hamster biasanya mati sangat muda sekitar empat sampai enam bulan.
Pertolongan
Beberapa pemelihara hamster mencoba dengan makanan dengan bermacam-macam hasil. Insulin umunnya tidak ide yang bagus karena sangat sukar untuk mengetahui berapa banyak insulin yang harus diberikan ke hewan sekecil itu. Pada saat ini belum ada obatnya.

Kerontokan bulu
Kerontokan bulu biasanya terjadi pada hamster tua dan juga dapat disebabkan oleh beberapa sebab lainnya.
Pertolongan.
Bawahlah ke dokter untuk mendapat dianogsa penyebabnya dan sesuatu untuk menolongnya.

Bercak Pinggul (Hip Spot)
Semua hamster memilikinya tetapi pada hamster tua yang bulunya menipis dapat terlihat jelas seperti bermasalah. Tanda bercak ini berada di kedua pinggul dan dapat terlihat seperti dua tahi lalat.
Pertolongan
Biarkan, jangan digangu atau diusik. Biasanya tidak bermasalah. Kamu dapat melukai mereka daripada baik dengan mencoba menghilangkan ini.

Luka
Selama lukanya tidak terlalu dalam atau kelihatan bersih maka luka itu dapat dibiarkan. Perhatikan saja sampai lukannya sembuh. Luka yang lebih dalam yang terlihat infeksi perlu nasihat dokter.
Pertolongan
Umumnya dengan antibiotik. Memandikan dengan air garam juga membantu untuk menjaga supaya bersih.

Benjolan atau tumor
Hamster yang muncul bengkak di daerah yang asing. Benjolan ini mungkin tetap atau berpindah tempat di kulit mereka. Hamster mungkin tidak suka kamu memegang benjolannya.
Pertolongan
Nasihat dokter diperlukan. Umumnya mereka dihilangkan melalui operasi pada ukurannya tepat atau selama mudah ditaruh untuk dioperasi. Beberapa dokter memperingatkan akan adanya kesulitan dalam pembiusan hamster. Dr Hamwell berkata bahwa meskipun ada resiko pada hewan kecil ini, hamster selalu memiliki teman yang baik dalam menjalani operasi dengan baik. Selalu memeriksakan benjolan sesegera mungkin karena mereka dapat bertambah besar cukup cepat.

Virus Papova
Penyakit ini merupakan penyakit hamster yang relatif baru yang diguleti oleh dokter saat ini. Tanda-tanda simptom termasuk rasa jendolan di belakang leher, benjolan-benjolan kecil di bawah kulit, benjolan benjolan seperti kutil di dagu atau bagian tubuh lainnya. Penyakit ini dipercaya ditularkan melalui air seni dan melalui memegang hamster yang sakit dan tidak mencuci tangan setelah itu.
Pertolongan
Tidak ada obat untuk papova untuk saat ini. Pemelihara hamster mencoba dengan menghilangkan benjolan melalui operasi tetapi tidak ada jaminan bahwa benjolan itu tidak muncul lagi. Penyakit ini diperkirakan genetika. Beberapa hamster mati karena penyakit ini dan hamster lainnya juga dapat sembuh dan benjolan juga hilang. Penyakit ini menular dan kamu harus memisahkan hamster yang terkena penyakit ini.

Ekor Basah (Wet Tail)
Penyakit hamster yang paling disebar-luaskan. Tanda-tanda symtom adalah hamster sangat lemah dan mencret.
Pertolongan
Perlu segera dibawa ke dokter. Sangat disayangkan penyakit ini sangat sukar disembuhkan dan hamster mungkin tidak tertolong.

Untuk mencegah penyakit-penyakit ini menyerang hamster, berikut ada beberapa tips, yaitu :

1. Mereka perlu kandang yang nyaman, jauh dari kekeringan dan kelembaban, dibersihkan dengan baik dan teratur.
2. Mereka perlu diberi makan dengan makanan campuran lengkap yang memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.
3. Mereka menikmati makanan buah segar atau sayuran dalam jumlah sedikit.
4. Mereka suka bermain dan keluar untuk bermain bersama dengan pemiliknya.

penyakit umum yang menyerang hamster dan cara mengatasinya:
SALESMA
Ini bukan orang yang suka nawar-nawarin barang lho! Salesma atau pilek pada hamster biasa disebabkan oleh udara panas atau penurunan suhu drastis. suhu yang ideal untuk hamster adalah 18-22degC. Sealin itu, salesma juga dapat ditularkan dari ma

Penyakit hamster yang menular pada manusia

Tapi memang bukan berarti di dunia ini tidak ada penyakit yang melibatkan hamster. Pada tahun 1960-an Virus Papova ditularkan oleh hamster ke manusia. Penyakit ini sangat fatal dan belum ditemukan obatnya. Penyakit ini disebarkan oleh virus DNS dan menyebabkan tumor dan infeksi ginjal. Penyebarannya melalui urine dengan masa inkubasi selama 5 - 30 minggu.

Walaupun begitu penyakit ini ama langka dan jarang ditemukan. Wabah virus ini terakhir berjangkit di wilayah Inggris dan Swedia yang dibawa oleh hamster Syrian.

Tanda-tanda hamster yang terjangkit Virus Papova adalah adanya benjolan-benjolan kecil seperti jerawat di bagian belakang leher; munculnya daging-daging lebih seperti kutil di bagian wajah, kepala dan leher yang semakin membesar; dan pendarahan dalam sehingga hamster terlihat lemah.
______________________________________…
Di sisi lain, memang benar bahwa sebenarnya ada penyakit yang dapat ditularkan dari jenis hewan pengerat kepada wanita hamil yaitu LCMV (Lymphocytic Choriomengingitis Virus) atau Viral Meningitis. Tikus, hamster dan semua bangsa pengerat dapat menularkan penyakit ini kepada manusia dan semua hewan lainnya.

LCMV tidak memiliki pengaruh membahayakan bagi manusia dewasa, bahkan beberapa kasus dapat disembuhkan dengan cepat sehingga tidak perlu dikuatirkan sama sekali. Angka kematian manusia akibat penyakit ini adalah hanya sekitar 1%. Tanda-tanda dari orang yang terkena penyakit ini hampir sama seperti orang yang sedang terserang flu atau demam biasa.

Tanda-tanda awal jika terserang virus ini adalah demam, menggigil, mual dan muntah-muntah, sakit pada otot, dan sakit kepala. Tanda-tanda lain yang lebih jarang terlihat antara lain : sakit tenggorokan, batuk, sakit pada persendian, sakit di daerah dada dan sakit pada kelenjar-kelenjar tubuh. Tahap selanjutnya dari penyakit ini adalah munculnya tanda-tanda seperti demam, sakit kepala dan sakit leher yang parah.

Tanda-tanda di atas tidak mengkhawatirkan bagi wanita yang tidak sedang hamil. Tetapi bagi wanita hamil, tanda-tanda tersebut harus diwaspadai. LCMV adalah satu-satunya virus yang dapat menembus dinding plasenta dalam rahim. Seorang janin dalam rahim yang terinfeksi penyakit ini biasanya lahir dalam keadaan cacat atau bahkan mati.

Tapi sebelum kmu panik, kmu harus tahu bahwa satu atau dua ekor hamster di dalam rumah kmu tidak membahayakan kmu sama sekali sekalipun kmu sedang hamil. Penyakit ini hanya mengancam di daerah-daerah yang ‘berpenduduk’ sekitar 1000 ekor pengerat atau lebih, seperti di dalam laboratorium atau peternakan.

Bagaimana kmu dapat terserang LCMV? Banyak cara virus ini memasuki tubuh kmu. Cara yang paling umum adalah ketika kmu menyentuh air kencing, mata atau mulut hewan yang terinfeksi. Cara lain adalah melalui udara dan debu yang mengandung debu halus dari kotoran dan air kencing yang mengering.

Untuk pencegah penyakit ini, kmu harus selalu menjaga kebersihan lingkungan dan kandang hewan peliharaan kmu. Ganti serbuk sesuai yang dianjurkan. Cuci tangan sebelum dan sesudah bermain dengan hamstermu. Jangan biarkan hewan liar masuk sekalipun ke dalam tempat hamstermu berada (lebih baik memelihara hamster di dalam rumah yang tertutup).

Dan jika kmu sedang hamil sebaiknya konsultasikan masalah ini ke dokter kandungan dan dianjurkan untuk sementara tidak bermain dengan binatang-binatang peliharaan kmu.


Demikian posting mengenai hamster, mudah-mudahan bisa bermanfaat.

Referensi :

1.      http://id.wikipedia.org/wiki/Hamster
2.      http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100821055129AA0FpAT

2 comments:

Mohon Perhatiannya yang ingin berkomentar :

1. Berkomentarlah yang baik dan sopan
2. Tidak dianjurkan meletakan link hidup
3. Disarankan berkomentar sesuai postingan
4. Mohon bershabar apabila komentar belum admin balas
5. Dianjurkan berkomentar menggunakan alamat Url untuk Backlink